Tak lengkap rasanya berwisata ke Sari
Ater tanpa mengunjungi Tangkuban Parahu. Demikian pula sebaliknya. Kedua
lokasi wisata ini memang biasanya menjadi sebuah paket wisata yang tak
bisa dipisahkan. Namun kawasan wisata Tangkuban Parahu seringkali
ditutup karena terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.
Tak perlu kecewa, meskipun Tangkuban
Parahu ditutup, disekitar Ciater masih terdapat beberapa destinasi yang
bisa dijadikan alternatif untuk berwisata. Alam Ciater masih menyimpan
pesona lain di setiap sudutnya. Disana banyak terdapat air terjun atau
curug alami yang dapat anda kunjungi. Berikut beberapa diantaranya.
1. Curug Dawuan
Sesuai namanya air terjun atau curug ini terletak di kampung Dawuan, desa Ciater, Subang. Meskipun hanya sebuah curug kecil, namun karena letaknya ditengah perkebunan teh membuat suasana di curug ini begitu sejuk dan indah.
Sesuai namanya air terjun atau curug ini terletak di kampung Dawuan, desa Ciater, Subang. Meskipun hanya sebuah curug kecil, namun karena letaknya ditengah perkebunan teh membuat suasana di curug ini begitu sejuk dan indah.
Untuk menuju curug ini, dari Sariater
arahkan kendaraan anda ke selatan kemudian masuk ke Gerbang (Pos Satpam)
Gracia. Sekitar 200 meter dari gerbang Gracia atau tepatnya di kampung
Dawuan, anda akan menemukan papan petunjuk jalan kecil menuju curug.
2. Curug Mandala
Curug kecil ini terletak di Kampung Panaruban, Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, Subang. Curug ini letaknya paling atas dibandingkan dengan curug-curug yang akan dibahas berikutnya. Karena letaknya yang tinggi, anda akan mendapatkan pemandangan hamparan kebun teh yang luas dalam perjalanan ke curug ini.
Curug kecil ini terletak di Kampung Panaruban, Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, Subang. Curug ini letaknya paling atas dibandingkan dengan curug-curug yang akan dibahas berikutnya. Karena letaknya yang tinggi, anda akan mendapatkan pemandangan hamparan kebun teh yang luas dalam perjalanan ke curug ini.
Untuk mencapainya, dari gerbang Sariater
arahkan kendaraan anda menuju kampung Panaruban. Tepat di belokan
pertama menuju Panaruban anada akan menemukan papan petunjuk jalan
menuju curug Mandala. Dari belokan tersebut menuju curug Mandala bisa
dicapai dengan berjalan kaki atau dengan kendaraan roda dua.
3. Curug Sadim
Curug ini berada dalam aliran sungai yang sama dengan curug Mandala dan jaraknya tidak terlalu jauh dari curug Mandala. Di area curug ini sudah ditata sebuah taman kecil yang membuat pemandangan curug lebih asri.
Curug ini berada dalam aliran sungai yang sama dengan curug Mandala dan jaraknya tidak terlalu jauh dari curug Mandala. Di area curug ini sudah ditata sebuah taman kecil yang membuat pemandangan curug lebih asri.
Dari arah Sariater, sebelum kampung
Panaruban anda akan menemukan Lapangan sepak bola. Jalan menuju curug
Sadim terletak di seberang lapangan sepak bola tersebut. Anda hanya
perlu berjalan kaki atau bisa juga dengan kendaraan roda dua untuk
mencapainya hingga ke curug.
4. Curug-curug di Capolaga
Kawasan Capolaga berjarak sekitar 2 km dari curug Sadim menuju arah utara. Dari gerbang wisata Sari Ater arahkan kendaraan Anda menuju kampung Panaruban, Desa Cicadas, Kecamatan Salagalaherang. 10 menit kemudian anda akan tiba di Capolaga.
Di kawasan ini ada 3 buah curug, yaitu curug Cimuja, curug Karembong dan curug Goa Badak yang semuanya masih dalam satu aliran sungai. Jarak antara ketiga curug ini sekitar 300 meter. Selain curug, disini juga terdapat flyng fox, camping ground dan ruang terbuka cukup luas sehingga sering digunakan untuk acara outbond ataupun family gathering perusahaan.
Kawasan Capolaga berjarak sekitar 2 km dari curug Sadim menuju arah utara. Dari gerbang wisata Sari Ater arahkan kendaraan Anda menuju kampung Panaruban, Desa Cicadas, Kecamatan Salagalaherang. 10 menit kemudian anda akan tiba di Capolaga.
Di kawasan ini ada 3 buah curug, yaitu curug Cimuja, curug Karembong dan curug Goa Badak yang semuanya masih dalam satu aliran sungai. Jarak antara ketiga curug ini sekitar 300 meter. Selain curug, disini juga terdapat flyng fox, camping ground dan ruang terbuka cukup luas sehingga sering digunakan untuk acara outbond ataupun family gathering perusahaan.
5. Curug Cibareubeuy
Curug Cibareubeuy terletak sekitar 5 km dari tempat wisata Sari Ater. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter. Di bawah Curug terdapat kolam kecil yang menampung cucuran air curug yang biasanya menjadi tempat bermain air wisatawan. Disekitar curug sudah dibangun shelter atau saung – saung tempat beristirahat para wisatawan.
Curug Cibareubeuy secara administratif pemerintahan termasuk Desa Cibeusi, Kecamatan Ciater, Subang. Dari Jalan Raya Ciater – Bandung arahkan kendaraan anda ke Desa Cibeusi (sekitar 3 km dari jalan raya). Kemudian dari Desa Cibeusi anda harus menyusuri jalan setapak sekitar 2 km.
Curug Cibareubeuy terletak sekitar 5 km dari tempat wisata Sari Ater. Curug ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter. Di bawah Curug terdapat kolam kecil yang menampung cucuran air curug yang biasanya menjadi tempat bermain air wisatawan. Disekitar curug sudah dibangun shelter atau saung – saung tempat beristirahat para wisatawan.
Curug Cibareubeuy secara administratif pemerintahan termasuk Desa Cibeusi, Kecamatan Ciater, Subang. Dari Jalan Raya Ciater – Bandung arahkan kendaraan anda ke Desa Cibeusi (sekitar 3 km dari jalan raya). Kemudian dari Desa Cibeusi anda harus menyusuri jalan setapak sekitar 2 km.
Selain curug-curug di atas sebenarnya
masih ada beberapa curug di sekitar Ciater. Namun letaknya tersembunyi
dan medan yang agak berat untuk mencapainya. Diperlukan jasa pemandu
dari warga sekitar untuk mencapai curug-curug tersembunyi tersebut.
Curug – curug tak terjamah tersebut diantaranya curug Sabuk yang
letaknya lebih tinggi dari curug Mandala dan curug Pamandian Tuan yang
terletak antara curug Sadim dan Capolaga.