Kamis, 23 Oktober 2014

Rumput Langka,Peternak Mulai Gunakan Daun Pisang untuk Pakan


Rabu, 22/10/2014 - 18:26
SUBANG, (PRLM).- Sejumlah peternak sapi di beberapa daerah Kabupaten Subang mulai menggunakan batang dan daun pisang untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Kondisi itu sudah berlangsung hampir satu bulan, mereka kesulitan mendapat rumput karena kemarau panjang.
...
"Kalau sebulan lalu rumput masih bisa kami peroleh walaupun harus keliling dulu menempuh jarak jauh. Sekarang kondisinya sudah parah, rumput semakin susah. Jadi kami terpaksa mencari pakan alternatif supaya kebutuhan harian pakan ternak bisa terpenuhi," ujar Ade Rahmat warga Aul, Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, Rabu (22/10/2014).
Dia mengaku akhirnya menggunakan gebog/batang pohon pisang dan daunnya untuk pakan. Sebab berdasarkan informasi gebog dan daun pisang sudah biasa digunakan peternak untuk pakan sapi. Selain memanfaatkan pohon pisang yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya, sering pula mencari ke bukit.
"Semua pohon pisang maupun daunnya bisa dijadikan pakan. Tapi, sepertinya sapi lebih menyukai pohon pisang Manggala dan Kole. Susahnya gebog pisang ini tak bisa disimpan lama, jadi setiap hari harus habis," ujarnya.
Dijelaskannya, kebutuhan pohon pisang untuk pakan ternak tergantung besar kecilnya ukuran pohonnya. Namun biasanya sehari sapi dewasa bisa menghabiskan satu hingga dua pohon pisang. "Gebog pisang jadi pilihan karena biayanya murah. Soalnya dedak dan ampas tahu harganya mahal. Sebelum dijadikan pakan gebog pisang bagian luarnya dikelupas dulu, lalu dipotong-potong ukuran kecil baru diberikan ke sapi," katanya. (Yusuf Adji-"PR"/A-88)***
http://www.pikiran-rakyat.com/node/301837
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar